Kamis, 12 Mei 2016

Solusi (Cara Menganalisa) Kerusakan Komputer Mati Total atau Crash (Blank)

Salam Kami, sebagai seorang IT pemula biasanya sobat pasti kebingungan disaat komputer yang kita pakai tiba-tiba crash, hang dan mati total. Apa yang akan sobat lakukan??. Tidak mungkin kan, sobat hanya berdiam diri dan meratapi kerusakan pada komputer.
Kejadian ini pernah saya alami, dimana disaat sedang asik-asiknya bermain game, tiba-tiba diluar dugaan komputer hang dan mati total. Sempet bingung juga karena saat itu saya belum terlalu begitu paham dengan troubleshooting komputer, dengan sedikit tekad dan keberanian.. akhirnya saya memberanikan diri untuk melakukan analisa mengapa komputer tiba-tiba mati tanpa adanya pembertahuan dari system.
Dalam dunia troubleshooting komputer memang banyak sekali yang harus kita analisa, mulai dari kerusakan memory, kerusakan power supply, bad sector hardisk, system error pada windows dan lain sebagainya. Sepertinya kita harus mencermati dan memahami dari kerusakan yang ada.
Dalam tutorial troubleshooting sebelumnya Kami juga pernah membahas tentang Cara Memperbaiki trouble pada Laptop dan Solusi Komputer yang sering restart. Langsung saja akan kita bahas Cara Menganalisa Kerusakan Komputer yang Mati Total.
1. Pastikan Power supply dapat bekerja dengan baik
Sobat bisa membuka casing komputer, kemudian nyalakan kembali komputer sobat dengan menekan tombol power kemudian sobat dapat memperhatikan apakah lampu indikator pada motherboard dan fan/kipas processor berputar? Jika masih menyala kemungkinan power supply masih dapat berfungsi dengan baik. Namun jika komputer sobat, tidak menampilkan tanda-tanda kehidupan, sobat bisa melakukan analisa dan pengecekan pada power supply.
2. Reset BIOS Komputer
Berdasarkan pengalaman Kami, ternyata komputer crash, hang dan mati total tidak bisa booting dapat di lakukan dengan Cara Mereset BIOS komputer

3. Periksa Monitor Komputer
Langkah awal dalam penanganan komputer crash/blank dapat dilakukan dengan cara memeriksa terlebih dahulu monitor komputer, bisa saja komputer sobat mati karena memang monitornya yang mati bukan karena komputernya yang mati.
Untuk penganalisaannya sobat dapat melihat lampu indicator monitor apakah menyala, dan sobat bisa mencabut kabel VGA monitor, jika tampilan monitor menjadi normal hanya dengan menampilkan gambah atau biasa menampilkan sebuah pesan contohnya "No signal detected" berarti memang kerusakan ada pada komputer. Atau sobat bisa membaca tutorial Kami tentang Cara Memperbaiki Komputer yang tidak mau Menyala.

4. Bersihkan Semua Komponen pada Mainboard/Motherboard
Biasanya kerusakan bisa terjadi karena adanya debu dan kotoran yang menempel pada motherboard, sebelumnya sobat dapat mencabut seperti Memory RAM, VGA Card, Fan Processor, hardisk dan Card-card lainnya. sobat dapat membersihkan motherboard dengan vacuum cleaner dan kuas, kemudian bersihkan semua pin-pin IC pada komponen komputer sobat.

5. Pasang kembali Komputer tanpa HardiskSesaat setelah semua komponen komputer pada motherboard dibersihkan seperti pada langkah nomer 4, sobat dapat merakitnya kembali semuanya tapi untuk hardisk jangan dulu dipasang. Kemudian nyalakan kembali komputer sobat, dalam hal ini biasanya ada beberapa kasus yang akan terjadi seperti contoh berikut ini :
  • Komputer dapat menyala normal (bisa masuk BIOS) namun tidak bisa booting.
Dalam kasus ini tidak masalah karena hardisk memang tidak dipasang. Matikan saja komputer sobat dan pasang kembali hardisk kemudian nyalakan lagi, apabila berhasil booting berarti permasalahan sudah hampir selesai.
  • Komputer mengeluarkan suara beep-beep berulang kali.
Dalam kasus ini biasanya ada beberapa komponen seperti RAM dan VGA Card yang bermasalah, untuk dapat memastikannya coba saja diganti dahulu dengan komponen yang sudah ketahuan yang masih berfungsi dengan baik, atau sobat dapat menganalisanya dengan membaca tutorial Beep Code Pada Komputer.
  • RAM dan VGA Card sudah diganti tetapi komputer masih tetap blank atau mati total.
Dalam kasus ini dapat dikatakan gawat karena biasanya kerusakan hanya terjadi pada bagian Motherboard atau Processornya saja. Namun menurut pengalaman Kami kebanyakan bagian Motherboard yang rusak/problem (biasanya kebanyakan pada transistor power) dalam hal ini dapat terjadi contohnya hanya karena power listrik PLN yang tidak stabil atau sering mati-nyala. Jika ada Processor yang nganggur pinjem saja dahulu untuk memastikan kerusakan tersebut.
Ternyata memang banyak sekali yang harus kita analisa dalam hal troubleshooting komputer. Kami sarankan pahami kerusakan komputer sobat. Dengan mencoba menganalisa kerusakan yang ada berarti jika suatu saat komputer sobat rusak kembali, sobat sudah tahu apa yang akan sobat lakukan.
Setidaknya setelah sobat membaca tutorial ini sobat dapat mencoba menyelesaikan permasalahan yang ada.

Cara Rubah (Convert) PDF Ke Word

banyak sekali yang menginginkan software tersebut. Karena saat ini kebutuhan untuk mengedit maupun membuat sebuah file pdf sebuah kepentingan yang sangat penting. Biasanya Kami menggunakan convert pdf to word tanpa software karena dapat mempersingkat waktu dan proses kerja nya sangat cepat hanya sebuah koneksi internet saja.
Dalam menggunakan convert PDF to Word banyak sekali software nya tetapi ada beberapa software yang sepenuhnya tidak bisa di edit karena saat convert to word berubah menjadi sebuah gambar, maka kita tidak bisa mengedit maupun memodifikasi file pdf tersebut. Tetapi jika kita convert word to pdf sangat mudah sekali caranya hanya menggunakan software pdf creator.
 Kami juga pernah mempunyai sebuah permasalahan dimana beberapa file pdf besar sekali tetapi Kami bisa mengkompress file pdf menjadi kecil ukuran sizenya. Tetapi dalam tutorial kali ini Kami ingin memberikan beberapa software yang mungkin bisa memberikan manfaat sobat yang ingin melakukan convert pdf to word. Langsung saja tutorialnya seperti dibawah ini :
1. Software PDF to Word
Sobat bisa mengunjungi website http://www.pdfonline.com/pdf-to-word-converter/ dalam website tersebut menyediakan pdf to word secara online, sobat dapat juga melakukan upload file pdf untuk kemudian di convert ke file pdf. Dalam website tersebut juga menyediakan software yang bisa didapatkan dengan free trial.

2. Free PDF Converter
Sobat juga bisa mengunjungi website http://www.freepdfconvert.com/pdf-word yang patut dicoba karena sangat bagus dalam melakukan convert to pdf. Kami sudah mencobanya dan hasilnya lumayan dapat melakukan convert pdf to word secara baik. Didalam website tersebut terdapat fitur yang dapat dipilih yaitu apakah sobat akan melakukan convert to .docx, doc, rtf.

3. Nitro PDF Cloud
Sobat juga bisa mengunjungi website https://www.pdftoword.com/  yang sangat dianjurkan untuk dicoba karena banyak fitur yang ditawarkan dalam website tersebut yaitu melakukan convert beberapa file seperti excel, word, powerpoint, dan pdf. Hasilnya hampir sama dengan software diatas cukup baik dalam melakukan convert file. Tetapi dalam website tersebut jika sobat akan melakukan convert maka sobat diharuskan memasukan email.
Dari tiga website diatas menjadi sebuah referensi untuk sobat semua yang ingin melakukan convert pdf to word yang mungkin sangat bermanfaat untuk sobat coba.
Semoga tutorial Convert PDF to Word dapat memberikan manfaat dan wawasan sobat semua.

Solusi (Cara Memperbaiki) Hardisk Rusak Karena Bad Sector

Biasanya Hardisk tidak terbaca, hardisk rusak, hardisk tidak terdeteksi, dan karena bad sector ini yang sering kita alami saat komputer sedang kita jalankan dan tiba-tiba komputer restart dengan sendirinya dan saat itu pula komputer booting kemudian not responding dan menampilkan sebuah pesan system not found. permasalahan itu yang sering Kami alami.
Sebenarnya untuk memperbaiki hardisk yang rusak karena bad sector, hardisk tidak terbaca, dan permasalahan hardisk lainnya gampang-gampang susah, tetapi kita harus bisa menganalisa semua permasalahan tentang kerusakan hardisk ini. Hardisk merupakan sebuah komponen yang sangat penting dalam proses sistem pada komputer, karena tanpa adanya hardisk maka sistem tidak akan bisa berjalan.
Sebelum ke pembahasan tentang hardisk bad sector, maka kita harus tahu pengertian dari bad sector itu sendiri. Bad Sector merupakan sebuah istilah teknis yang biasanya digunakan untuk menggambarkan kerusakan pada hardisk. Bad sector biasanya kerusakan terjadi karena terbentur, jatuh, debu kotoran dan lain sebagainya.
Dalam tutorial troubleshooting sebelumnya Kami pernah membahas tentang 4 Solusi Komputer yang tidak bisa booting dan Tips Cara Memformat Hardisk eksternal dan Flashdisk via DOS namun kali ini Kami akan membahas Cara Memperbaiki Hardisk yang rusak karena bad sector.
Langsung saja tutorialnya, sebagai berikut :
1. Cara Memperbaiki Bad Sector dari Program Windows
  • Klik Mycomputer - Pilih drive yang akan di diagnose dan repair
  • Kemudian sobat bisa klik kanan pada drive tersebut dan kemudian pilih properties
  • Pilih tab tools
  • Kemudian klik tombol  Check now dalam error checking
  • Kemudian klik start dan tunggu hingga proses selesai
  • Setelah itu restart komputer sobat
2.  Cara Memperbaiki Bad Sector pada beberapa aplikasi
  • Untuk penanganan awal sobat bisa format hdd dengan perintah format C:/C. (sesuaikan drive yang akan di format) - /C merupakan perintah yang digunakan untuk memperbaiki cluster yang rusak. saran Kami backup dahulu data sobat.
  • Jika cara pertama belum berhasil gunakan software program disk manager bawaan dari pabrik sesuai dengan merk hardisk sobat.
  • Jika cara kedua belum berhasil sobat bisa gunakan HDDREG, MHDD, atau Low Level Format. sobat bisa dapatkan secara free, cari di mbah google.
  • Jika dari cara diatas sobat bisa melakukan pemotongan sector hardisk yang rusak, dengan cara membaginya, dan memotong cluster yang rusak karena bad sector.
Hardisk Terdeteksi atau terbaca di BIOS tetapi tidak bisa digunakan

Kejadian ini pernah Kami alami dan biasanya menampilkan sebuah pesan error pada saat booting atau post. Permasalahan ini biasanya disebabkan oleh FIRMWARE dari hardisk tersebut yang problem. Untuk mengatasi permasalahan ini sobat bisa download program firmware berdasarkan merk dari hardisk.

Hardisk tidak terdeteksi di BIOS
Hardisk tidak terdeteksi di BIOS, merupakan permasalahan yang paling sulit karena kita harus mengutak-utik komponen didalamnya. Untuk menanggulangi permasalahan hadrisk yang tidak terdeteksi di BIOS banyak cara untuk menanggulanginya, diantaranya yaitu :
  • Mengecek sumber arus listrik ke hardisk
  • Mengganti IC pada motherboard pada hardisk
  • Mengecek posisi Head Hardisk
  • Mengkanibal hardisk yang rusak dengan hardisk yang baru dengan cara mengganti mainbord hardisk dan IC pada hardisk.
Setidaknya dengan membaca tutorial diatas sobat dapat memperbaiki hardisk yang rusak dan menanggulanginya secara baik dan benar. Saran Kami jika hardisk yang hendak sobat ingin perbaiki selalu lakukan backup dahulu semua datanya.
Semoga tutorial Tips Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Karena Bad Sector dapat bermanfaat dan menambah wawasan sobat semua.

Solusi (Cara Mengatasi) Komputer Tidak Bisa Booting / Gagal Booting

Pernahkah diantara sobat yang pernah mengalami dimana komputer tidak bisa booting, Permasalahan seperti ini biasa saya alami diantaranya yaitu : saat masuk Windows tiba-tiba Bluescreen pada windows, Kehilangan file system NTLDR , Bisa masuk windows namun Komputer sering Restart. Banyak sekali permasalahan pada komputer, dan sobat harus bisa menganalisa permasalahan yang ada, agar suatu saat jika bertemu dengan permasalahan yang sama dapat dengan mudah di perbaiki.
Dalam pembahasan kali ini yang membahas tentang Memperbaiki Komputer yang tidak bisa Booting, namun hanya 4 solusi yang bisa saya paparkan dalam tutorial kali ini, langsung saja akan kita bahas seperti berikut ini :
1. Hardisk Tidak Terdeteksi dan Komputer tidak bisa booting
Kejadian seperti ini memang sering terjadi dan biasanya windows akan menampilkan sebuah pesan yaitu : Disk Boot Failure. Untuk mengatasi permasalahan seperti ini, biasanya Kami melakukan beberapa hal yaitu:
  • Cek kondisi kabel IDE atau SATA pada hardisk, sobat bisa pastikan sudah terpasang dengan baik dan benar
  • Untuk pengaturan 2 hardiskIDEyang terpasang pada 1 kabel, sobat bisa cek posisi jumper pada hardisk, untuk settingan master dan slave nya agar tidak tertukar
  • Cek apakah harddisk sudah terbaca di BIOS atau belum, coba di cek satu persatu. Jika BIOS tidak mendeteksi maka permasalahan ada pada hardisk
  • Sobat bisa mencoba dengan memegang pada permukaan hardisk, untuk hardisk yang baik/bagus akan terasa getarannya.
2. Komputer tidak bisa Booting Karena Processor Kepanasan
Permasalahan ini pernah terjadi pada kawan saya dimana komputer tidak bisa booting sama sekali. dan biasanya jika processor kepanasan atau overheat akan mengakibatkan Komputer Mulai Melambat dan Komputer sering Restart.
Untuk mengatasi permasalahan seperti ini, biasanya kami melakukan beberapa analisa, diantaranya yaitu :
  • Cek Kondisi Heatsink pada fan/kipas processor
  • Cek putaran pada kipas processor, apakah kipas mulai melambat. 
  • Cek suhu processor pada hardware monitor di BIOS
3. Komputer tidak bisa Booting Karena Memori dan VGA Card
Permasalahan ini biasanya akan terdengar sebuah bunyi beep yang berulang-ulang kali, dan tampilan monitor tidak mau tampil seperti biasanya. Untuk menganalisanya sebagai berikut:
  • Sobat bisa melepas dahulu memory RAM atau VGA card, pin slotnya bisa dibersihkan dan dipasangkan kembali secara benar.
  • Sobat bisa coba pasang memory RAM di slot lain
  • Untuk yang memakai memory RAM lebih dari satu, bisa dicopot satu dan di tes satu-persatu.
  • Jika masih tetap terdengar suara beep, sobat bisa mencoba dengan komputer yang lain. 
4. Komputer Tidak bisa Booting karena System Windows Corrupt
Permasalahan seperti ini dapat diatasi dengan menganalisa sebuah pesan dari windows yang menunjukan adanya file yang rusak atau hilang, langsung saja untuk mengatasinya, sebagai berikut :
  • Sobat bisa cek kondisi memory RAM, jika terpasang lebih dari satu memory dan memory tersebut tidak kompatibel biasanya akan menampilkan sebuah pesan error pada system windows.
  • Repair Windows sobat, dan cara repair nya sobat dapat mengikuti tutorial saya dalam artikel Cara Memperbaiki Windows tanpa install Ulang
Pahami dan analisa dari permasalahan pada komputer sobat, dengan membaca tutorial diatas setidaknya sobat dapat mengerti cara memperbaiki komputer yang tidak bisa booting. Dan sobat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pergi ke tukang services.
Sekiranya ada yang tidak dipahami  dari penjelasan diatas dan mungkin adanya kesalahan dari tulisan penulis, mohon maav dan ditunggu kritik, saran dan komentar nya dibawah ini.

Senin, 09 Mei 2016

Tujuh Cara Mendapatkan Keunggulan Dalam Bersaing Usaha Konstruksi

Masih hangat dalam ingatan kita, ketika sebagian besar perusahaan konstruksi mengalami pertumbuhan setiap tahun. Perusahaan berkembang; persaingan meningkat, dan margin menurun. Namun dalam tiga tahun terakhir ini telah terjadi penurunan yang terus-menerus dalam proyek konstruksi di banyak wilayah AS, sehingga semakin banyak perusahaan bersaing untuk pekerjaan yang semakin sedikit. Agar tetap bertahan, kita harus melakukan sesuatu yang berbeda—menonjolkan diri kita dalam persaingan dan mendapatkan keunggulan bersaing dalam perang tender.

Inilah 7 Cara agar Anda Dapat Bersaing dengan Lebih Efektif

  1. Alihkan Kekuatan Anda ke Segmen Baru
    Teliti proyek yang merupakan keunggulan perusahaan Anda. Cari tipe pekerjaan lain yang akan menghadirkan keuntungan dengan kekuatan yang sama. Renovasi rumah sedang berkibar di sebagian besar wilayah. Di beberapa kawasan, konstruksi pelayanan kesehatan meningkat lebih dari 200 persen. Ikuti setidaknya tiga daftar tender baru yang tidak berada di zona nyaman Anda.
  2. Cari Pelanggan Baru
    Cari bisnis tambahan. Toko renovasi rumah bermitra dengan banyak kontraktor independen—masuklah ke dalam daftar mereka. Perhatikan kru Anda—jika mereka memiliki keahlian khusus, manfaatkan keahlian khusus tersebut dengan mengikuti jenis tender yang baru.
  3. Lebih Banyak Risiko, Lebih Banyak Hasil
    Peluang tersebar di mana-mana—Anda hanya perlu menangkapnya. Mengapa Anda tidak mencari kesepakatan bisnis yang menguntungkan di real estat dan menuntaskannya? Anda bisa menyewakannya. Anda bisa membeli dan menjualnya kembali. Semua itu menambah keuntungan dan meningkatkan pertumbuhan perusahaan Anda.
  4. Libatkan Karyawan dalam Perolehan Pendapatan dan Penghematan Biaya
    Tetapkan target pendapatan dan penghematan biaya yang bisa dicapai. Jujurlah kepada tim Anda mengenai posisi Anda dan posisi yang Anda inginkan. Minta bantuan mereka. Beri mereka insentif dengan bagi hasil. Tim Anda memiliki ide-ide cemerlang. Biasakan melibatkan semua orang untuk menyampaikan ide.
  5. Eksplorasi Teknologi Baru
    Telematika sedang merambah industri ini. Kerjakan pekerjaan rumah Anda dan saksikan bagaimana data yang lebih banyak bisa membantu Anda menjadi lebih efisien dan efektif. Tersedia banyak aplikasi perangkat lunak di pasar untuk membantu melacak biaya, mengelola proyek, dan membuat miniatur gedung. Ketahui bagaimana otomatisasi dan organisasi bisa membawa kecerdasan baru dalam proposal dan tender Anda. 
  6. Perluas Jaringan Anda
    Jika Anda ingin mendapatkan proyek yang baru dan berbeda, Anda harus merambah jenis-jenis kontak baru. Minta rujukan dari semua kontak Anda—pelanggan, pemasok, insinyur, pembuat lansekap, dan arsitek yang ada. Jika Anda belum berada dalam situs jaringan profesional, bergabunglah ke situs tersebut. Jika Anda sudah menjadi anggota di situs tersebut, seringlah memperbarui informasi Anda, memposting, dan berkomunikasi di sana.
  7. Lihat Merek Anda secara Objektif
    Berhentilah sejenak dan pikirkan kesan yang ditunjukkan perusahaan Anda di semua tingkat—dari penagihan dan dokumen hingga truk dan kondisi tempat kerja Anda. Apakah Anda memerlukan pemasaran baru? Perlukah Anda berinvestasi dalam kegiatan sponsor? Bisakah Anda mendukung komunitas dengan cara tertentu? Adakah lembaga amal atau yayasan favorit Anda yang bisa dibantu? Hal-hal seperti ini berpotensi meningkatkan ekspos Anda dan meningkatkan visibilitas positif.

Cara Memulai Perusahaan Kontraktor

Bagi Anda yang sudah mantap untuk mendirikan usaha jasa kontraktor di bidang properti, tentunya harus mempersiapkan segala persyaratan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi baik dari perencanaan dan arsitekturnya hingga pelaksanaan pembangunanya.

Badan usahanya bisa berbentuk CV (Comanditer Vennotschap) maupun PT (Perseroan Terbatas).
Jika Anda memilih bentuk badan usaha CV, maka persiapan yang harus dilakukan adalah:

1. Membuat nama CV, sebaiknya dengan nama yang singkat, mudah diingat dan dapat mewakili               bidang usaha nantinya.
2. Menentukan jumlah modal usaha CV
3. Membuat  susunan Direksi dan Komisaris CV
4. Menentukan kedudukan/domisili, lingkup lokasi usaha dan bidang usaha CV

Setelah menentukan hal-hal diatas maka tahap berikutnya adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan pendirian perusahaan, yaitu :

1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) pendiri perusahaan, minimal 2 orang
2. Fotokopi KK (Kartu Keluarga) penanggung jawab perusahaan atau direktur
3. Pas foto penanggung jawab, biasanya berukuran 3 x 4
4. Fotokopi PBB tempat yang dijadikan sebagai domisili perusahaan
5. Fotokopi surat kepemilikan tempat/surat kontrak atau sewa kontrak
6. Surat keterangan RT/RW

Agar proses pendirian perusahaan biasanya lebih mudah, biasanya menggunakan lokasi/domisili yang tidak berada di lokasi perumahan, sebaiknya di daerah ruko, perkantoran, atau tempat usaha lainnya.
Setelah semua persyaratan sudah disiapkan, langkah selanjutnya menghadap ke notaris, untuk mendapatkan dokumen-dokumen sebagai berikut :

1. Akta notaris.
2. Surat keterangan domisili perusahaan
3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
4. Pengesahan pengadilan
5. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan)
6. TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Biaya pengurusan CV ke notaris pada tahun 2013 untuk wilayah Jakarta sekitar Rp.5.000.000,-.
Jika Anda memilih organisasinya berbentuk badan usaha PT, maka persyaratan yang harus dipenuhi sedikit lebih banyak dibanding persyaratan badan usaha CV.

PT disini dibagi menjadi 3 kelas (kecil, menengah, besar). Masing-masing kelas PT tersebut tentunya mempengaruhi biaya pendirian dan ruang lingkup usaha perusahaan nantinya.
Prosedur pendirian PT sama dengan pendirian CV, hanya bedanya untuk pendirian PT memerlukan waktu untuk pengecekan nama karena nama PT yang sudah digunakan tidak boleh dipakai lagi, dan juga pengesahan dari KEMENKUMHAM.

Biaya pendirian PT (kelas kecil sampai atas) ke notaris pada tahun 2013 untuk wilayah Jakarta Rp.7.000.000,- sampai dengan Rp.10.000.000,-.
Untuk perusahaan jasa kontraktor berbentuk badan usaha PT diperlukan tahapan proses pendirian dan perizinannya sebagai berikut:

Tahap 1 : Persiapan (Konsultasi, Pengisian Formulir Pendirian PT dan Surat Kuasa)

  • Konsultasi diperlukan untuk mengetahui ruang lingkup pendirian PT, biaya dan cara pembayaran, prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan untuk pendaftaran dan perizinan serta berbagai aspek   terkait dengan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan perseroan. 
  • Persiapan dilakukan oleh para pendiri peseroan dengan mengisi formulir dan surat kuasa pendirian PT 
  • Waktu prosesnya tergantung para pendiri perseroan

Tahap 2 : Pembuatan Draft/Notulen Anggaran Dasar PT

  • Draf/Notulen anggaran dasar dibuat berdasarkan informasi yang dibuat oleh para pendiri perseroan di dalam Formulir pendirian PT dan Surat Kuasa 
  • Lama proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan 
  • Persyaratan yang dibutuhkan;

        a. Melampirkan asli Formulir dan Surat Kuasa Pendirian PT
        b. Melampirkan copy KTP para pendiri dan pengurus
        c. Melampirkan copy KK pimpinan perusahaan (pesero aktif/direktur perseroan)

Tahap 3 : Pembuatan Akta Pendirian PT

  • Proses pembuatan Akta Pendirian dilakukan oleh Notaris yang berwenang 
  • AKTA PENDIRIAN PT akan dibuat dan ditandatangani oleh Notaris yang berwenang dan dibuat   dalam bahasa Indonesia 
  • Lama Proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan

Tahap 4 : Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  • Permohonan Surat Keterangan Domisili diajukan kepada Kepala Kantor Kelurahan setempat sesuai dengan Alamat Kantor perusahaan berada, sebagai bukti keterangan/keberadaan alamat   perusahaan, 
  • Lama Proses; 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diajukan 
  • Persyaratan lain yang dibutuhkan : 

         a. Copy Kontrak/Sewa tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha
         b. Surat keterangan dari pemilik gedung apabila bedomisili di gedung perkantoran
         c. Copy PPB tahun terakhir sesuai tempat usaha untuk perusahaan yang berdomisili di Ruko/                   Rukan


Tahap 5 : NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan Surat Keterangan sebagai Wajib Pajak

  • Permohonan pendaftaran nomor pokok wajib pajak diajukan kepada Kepala Kantor Pelayanan       Pajak sesuai dengan keberadaan domisili perusahaan. 
  • Lama Proses NPWP; 2 (dua) hari kerja permohonan diajukan dan 
  • Lama Proses SKT wajib pajak; 2 (dua) hari kerja permohonan diajukan 
  • Persyaratan lain yang dibutuhkan : - Bukti PPN atas sewa/kontrak tempat usaha bagi yang berdomisili di gedung perkantoran

Tahap 6 : Pendaftaran ke Pengadilan Negeri

  • Permohonan ini diajukan kepada Kantor Penitera Pengadilan Negeri setempat sesuai keberadaan   domsili atau tempat kedudukan perseroan 
  • Lama Proses; 2 (dua) hari kerja setelah Permohonan diajukan 
  • Persyaratan lain yang dibutuhkan : - Melampirkan Asli Akta Pendirian.

Tahap 7 : UUG/SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

UUG/SITU Ini diperlukan untuk proses Izin Usaha Industri/Tanda Daftar Industri atau SIUP                 (Surat Izin Usaha Perdagangan) atau untuk Izin kegiatan usaha yang dipersyaratkan adanya  UUG/SITU berdasarkan Undang-undang Gangguan.

Tahap 8 : SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

  • Permohonan SIUP diajukan kepada Dinas Perdagangan Kota/Kabupaten/Propinsi sesuai dengan     keberadaan domisili Perusahaan. 
  • Lama Proses; 10 (sepuluh) hari kerja setelah permohonan diajukan 
  • Penggolongan SIUP adalah SIUP Besar, Menengah dan Kecil dengan ketentuan sbb : 
        a. SIUP Besar untuk Modal disetor diatas 500 Juta,
        b. SIUP Menengah untuk Modal disetor diatas 200 juta s.d 500 juta.
        c. SIUP Kecil untuk Modal disetor s.d 200 juta.

Tahap 9 : TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

  • Permohonan pendaftaran diajukan kepada Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan   Kota/Kabupaten cq. Kantor Pendaftaran perusahaan sesuai dengan domisili perusahaan. 
  • Bagi perusahaan yang telah terdaftar akan diberikan sertifikat TANDA DAFTAR PERUSAHAAN sebagai bukti bahwa Perusahaan/Badan Usaha telah melakukan Wajib Daftar Perusahaan sesuai     dengan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang   “PENYELENGGARAAN PENDAFTARAN PERUSAHAAN”  
  • Lama Proses; 14 (empatbelas) hari kerja setelah permohonan diajukan

Tahap 10 : 1 (satu) set dokumen yang dilegalisir oleh Notaris

  • Setelah semua dokumen selesai kami akan ajukan ke Notaris untuk dilegalisir sesuai dengan         aslinya. 
  • Lama Proses; 1 (satu) hari kerja setelah permohonan diajukan


Kualifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi (kontraktor)
 Penggolongan kualifikasi usaha jasa perencana konstruksi dan usaha jasa pengawas konstruksi didasarkan pada kriteria tingkat / kedalaman kompetensi dan potensi kemampuan usaha, serta kemampuan melakukan perencanaan dan pengawasan pekerjaan berdasarkan kriteria risiko dan/atau kriteria penggunaan teknologi dan/atau kriteri besaran biaya (nilai proyek/nilai pekerjaan).

Penetapan Kualifikasi;

  1. Badan Usaha yang berbadan hukum yang bersifat umum tanpa pengalaman atau baru berdiri dan   memenuhi persyaratan serta memiliki modal disetor sama atau lebih dari Rp. 1 miliar tercantum     dalam akta pendirian atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 5 dan maksimum 4 (empat) sub bidang pekerjaan atau bagian sub bidang pekerjaan.
  2. Badan Usaha kualifikasi Gred 5 baru sebagaimana dimaksud pada No.1 diatas setelah 6 (enam)     bulan sejak diterbitkan sertifikatnya, dapat menambah subbidang atau bagian subbidang pekerjaan baru sesuai dengan perolehan pekerjaan dari subbidang atau bagian subbidang pekerjaan yang       dimilikinya, dengan melampirkan bukti perolehan pekerjaan tersebut, batas jumlahnya sesuai          dengan yang ditetapkan untuk kualifikasi Gred 5.
  3. Badan Usaha yang berbadan hukum bersifat spesialis tanpa pengalaman atau baru berdiri, dan       memiliki persyaratan serta memiliki modal disetor sama atau lebih besar dari Rp. 1 miliar yang     tercantum dalam akta pendirian badan usaha atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 5      satu subbidang pekerjaan atau satu subbidang pekerjaan.
  4. Badan Usaha bersifat umum tanpa pengalaman atau berdiri, dan memenuhi persyaratan serta         memiliki modal kurang dari Rp. 1 miliar dan yang tercantum dalam akta pendirian badan usaha     atau perubahannya, dapat diberi kualifikasi Gred 2 dengan maksimum 4 (empat) subbidang atau   bagian subbidang pekerjaan
  5. Badan Usaha bersifat spesialis tanpa pengalaman dan memenuhi persyaratan serta memiliki modal kurang dari Rp. 1 milyar yang tercantum didalam akta pendirian atau perubahannya , dapat diberi kualifikasi Gred 2, dengan maksimum diberi satu sub bidang atau satu bagian subbidang               pekerjaan.
  6. Badan Usaha asing dapat langsung diberikan kualifikasi Gred 7

Penjelasan Kualifikasi

Golongan Besar
Golongan Menengah
Golongan Kecil
Kualifikasi Gred 7
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 7 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai dengan tidak terbatas
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 7 harus berbentuk Perseroan Terbaras (PT), termasuk badan usaha PT-PMA
Persyaratan Tenaga Ahli
Memiliki SKA minimal ahli madya untuk ditetapkan sebagai PJT dan PJB
Kualifikasi Gred 6
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 6 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai Rp. 25 milyar
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 6 harus berbentuk Perseroan Terbaras (PT)
Persyaratan Tenaga Ahli
Memiliki SKA minimal ahli madya untuk PJT
dan SKA minimal ahli muda untuk PJB
Kualifikasi Gred 5
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 5 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) diatas Rp. 1 milyar sampai dengan Rp. 10 milyar
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 5 harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA
Persyaratan Tenaga Ahli
Memiliki SKA minimal ahli muda untuk ditetapkan sebagai PJT dan PJB
Kualifikasi Gred 4
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 4 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 1 milyar
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 4 dapat berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Firma, Koperasi atau Perseroan Komanditer (CV)), tidak termasuk badan usaha PT-PMA
Persyaratan Tenaga Ahli
Menimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT
Kualifikasi Gred 3
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 3 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 600 juta
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 2 dapat berbentuk Perseroan Komanditer (CV), Firma, Kopereasi atau Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA
Persyaratan Tenaga Ahli
Minimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT
Kualifikasi Gred 2
Nilai Pekerjaan/Nilai Proyek
Kualifikasi Gred 2 dapat melaksanakan pekerjaan dengan batasan nilai pekerjaan (nilai proyek) sampai dengan Rp. 300 juta
Bentuk Badan Usaha
Badan usaha untuk kualifikasi Gred 2 dapat berbentuk Perseroan Komanditer (CV), Firma, Kopereasi atau Perseroan Terbatas (PT), tidak termasuk badan usaha PT-PMA
Persyaratan Tenaga Ahli
Minimal memiliki SKT untuk ditetapkan sebagai PJT

Persyaratan Mendirikan Perusahaan Jasa Konstruksi (Awal)

Menurut Pasal 1 angka 1 UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi (UU Jasa Konstruksi), penyedia jasa konstruksi adalah orang perseorangan atau badan, yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa konstruksi. Selanjutnya, dalam penjelasan Pasal 1 angka 3 jo. angka 4 UU Jasa Konstruksi, dijelaskan bahwa badan adalah:
1.      Badan usaha, yang dapat berbentuk badan hukum, antara lain, Perseroan Terbatas (PT), dan Koperasi; atau bukan badan hukum, antara lain: CV dan Firma.
2.      Bukan badan usaha, baik Indonesia maupun asing, antara lain instansi dan lembaga-lembaga Pemerintah.
Dengan demikian, proses pendirian perusahaan jasa konstruksi pertama-tama harus mendirikan badannya terlebih dahulu. Pendiriannya bergantung pada bentuk badan hukum yang hendak Anda pilih:
1.      Prosedur pendirian CV dapat anda lihat di sini;
2.      Prosedur pendirian Firma dapat dilihat di sini;
3.      Prosedur pendirian PT dapat dilihat di sini:
Selanjutnya, apabila badan usaha tersebut ingin bergerak di bidang jasa konstruksi, maka badan usaha tersebut wajib menjalani proses sertifikasi sesuai klasifikasi dan kualifikasi usahanya, sebagaimana diatur dalam Pasal 8 PP No. 4 Tahun 2010 tentang Perubahan atas PP No. 28 Tahun 2008 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi (PP No. 4 Tahun 2010).
Sertifikasi ini dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), atau oleh asosiasi yang telah mendapat akreditasi dari LPJK Nasional (Pasal 6 Peraturan LPJK No. 11 Tahun 2006 tentang Registrasi Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi). Dalam proses sertifikasi ini dilakukan klasifikasi dan kualifikasi keahlian badan usaha tersebut, yang kemudian dituangkan dalam Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Setelah mendapatkan SBU, perusahaan selanjutnya wajib melakukan proses registrasi kepada LPJK. Hal ini diatur dalam Pasal 12 PP No. 28 Tahun 2000 jo. Pasal 3 Peraturan LPJK No. 11 Tahun 2006.
Selain sertifikasi dan registrasi di atas, perusahaan juga perlu mendapatkan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK). IUJK ini diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota tempat badan usaha tersebut berdomisili (Bab II Pasal 1 Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 369/KPTS/M/2001 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional). Syarat-syarat untuk mendapatkan IUJK ini adalah:
1.      Mengajukan permohonan kepada Bupati/Walikota atau Pejabat yang ditunjuk dengan mengisi formulir yang telah disediakan.
2.      Surat permohonan tersebut dilampirkan dengan fotokopi SBU yang telah diregistrasi oleh LPJK dan fotokopi tanda bukti pembayaran uang administrasi IUJK. Selain itu ada dokumen-dokumen perusahaan yang perlu dilampirkan juga, yang ditentukan oleh masing-masing daerah.
Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat melihat bagan alur proses Registrasi Badan Usaha di bidang jasa konstruksi di sini.
Demikian yang kami tahu. Semoga bermanfaat.
Dasar hukum:
1.      Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi
2.      Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi
3.      Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2010 Tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi
4.      Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 369/KPTS/M/2001 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional
5.      Peraturan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi No. 11 Tahun 2006 tentang Registrasi Usaha Jasa Pelaksana Konstruksi

Mengatasi Selang Infus Tinta yang Masuk Angin

Masalah yang paling sering terjadi pada printer tinta dengan selang infus adalah adanya ruang udara pada selang, yang menyebabkan tidak mengalirnya tinta dari tabung infus ke cartridge, yang umumnya orang menyebutnya "Masuk Angin".

Perlu anda ketahui printer infus yang ada rongga udara disebabkan berbagai macam diantaranya :
- Selang infus bocor, bisa karena luka terjepit, tidak sengaja teriris cutter saat pemasangan, dll
- L-knee bocor
- Karet neple sobek
- Lubang infus pada cartridge terlalu besar
- Cartridge pecah / sambungan penutup pada cartridge tidak menempel

Setelah mengetahui penyebabnya anda bisa cek satu persatu. sekarang waktunya untuk mengatasi masalah ini berikut tips sederhana yang bisa anda lakukan dirumah.

Cara Pertama 
Cara ini sangatlah mudah dan tidak akan beresiko kerusakan pada printer anda. yaitu menggunakan aplikasi cleaning bawaan driver printer. Deep Cleaning pada printer Canon dan Cleaning Head pada Epson, berikut langkah - langkahnya :
  1. Tempatkan printer yang infusnya masuk angin tersebut pada posisi normal. diusahakan sejajar seperti setingan semula.
  2. Nyalakan printer dan hubungkan dengan komputer anda , klik kanan pada printer dan pilih printing preferences - maintenance - deep cleaning.
    Deep Cleaning Printer
  3. Jalankan proses deep cleaning tersebut, setelah selesai cek selang infus apakan udaranya sudah berkurang atau tidak. jika belum atau masih ada udara pada selang infus lakukan deep cleaning tersebut lagi, lakukan proses deep cleaning ini berkali kali sampai printer berjalan normal, dan selang tinta infus tidak terlihat udara.
Proses deep cleaning ini secara otomatis menyedot tinta dan udara dalam catride dan secara tidak langsung akan menyedot tinta dan udara keluar dari selang infus printer.

Cara Kedua
Alat dan Bahan yang diperlukan :
- Tinta
- Suntikan 2 buah
- Tissue
  1. Lepas ujung selang yang menancap di catridge (selang yang masuk angin) dan buka karet penutup udara pada botol infus tinta.
    ctridge
  2. Buka penutup karet pada tabung infus dan masukkan suntikan yang telah dilepas jarumya kedalan lubang tabung yang masuk angin.
  3. Pompa suntikan untuk menekan udara dan tinta masuk ke selang infus.
    selang infus
  4. Setelah selang terisi tinta secara keseluruhan, segera pasang kembali ujung selang ke catridge.
  5. Lepas suntikan dan segera pasang penutup karet agar udara tidak masuk kembali ke tabung infus (jika ada tinta yg tercecer bersihkan dengan tissue)
Setelah selesai tahap terakhir lakukan deep cleaning 1-2 kali. maka Catridge telah bisa bekerja secara normal kembali, namun bila cara tersebut belum juga bekerja, ulangi langkah-langkah tersebut diatas sekali lagi. Selamat mencoba..

Cara memperbaiki catridge canon yang rusak

Cara memperbaiki catridge canon yang rusakPrinter yang ini memang rawan kecelakan (emang kendaraan :D), maksudnya sensitif rusak. Maka dari itu kita harus hati-hati dalam menggunakan printer ini. Berikut beberapa cara mengatasi permasalah pada printer Canon:

1. Blinking, Indikator Kedap-kedip ketika Printer dinyalakan
Biasanya penyakit ini melanda Canon iP1200, iP1300, iP1600, iP1700, i255,
Solusi Ringan, maksudnya solusi ini harus anda lakukan setiap kali anda menyalakan printer, sebab langkah ini hanya bersifat sementara. Ketika printer anda terputus dari arus listrik, maka blinking akan kembali muncul. Tapi, nggak ada salahnya ada lakukan langkah ini, bila anda belum familiar dengan cara-cara mereset printer menggunakan software.
  • Lepaskan kabel power dari printer anda.
  • Tekan terus tombol Power, sambil anda memasang kembali kabel power.
  • Indikator power akan kelihatan menyala berwarna kuning.
  • Lepaskan tombol power, ketika anda selesai memasang kabel power.
  • Kemudian tekan lagi tombol power, untuk menyalakan printer anda.
  • Dipastikan printer anda tidak blinking lagi. Namun ketika printer anda terputus dari arus listrik, maka blinking ini akan muncul, dan anda tinggal ulangi langkah diatas.
2. Blinking, kedap-kedip ketika habis tinta, atau ketika selesai isi tinta
Biasanya penyakit ini melanda printer Canon iP 1880, dan terjadi ketika tinta habis atau ketika anda selesai mengisi tinta. Atau malah tinta belum habis, tapi blinking ini kerapkali melanda iP 1880. Salah satu Solusinya :
  • Tekan dan tahan tombol “Resume” selama kurang lebih 1 sampai 2 menit
  • Kemudian buka tutup atau cover printer anda.
  • Buka dulu Cartridge-nya kemudian pasang lagi
  • Tutup cover printer
  • Matikan, kemudian hidupkan kembali
3. Huruf hasil Print putus-putus (bergaris-garis), tidak merata
Coba lakukan cleaning beberapa kali, bila cara ini tidak berhasil juga, anda bersihkan catrige anda secara manual. Tapi, solusi terbaik, berdasarkan pengalaman beberapa user, adalah sudah saatnya anda mengganti Catrige printer anda.
Advertisement
4. Mengatasi “ink absorber is full” pada Canon IP1700 dan IP1200
  • Matikan printer dan cabut kabel power
  • Tekan terus tombol power (jangan dilepaskan) sambil kemudian colokan kembali kabel power
  • Saat tombol power masih ditekan dan kabel power sudah dicolokan kembali, tekan tombol resume dua kali (berturut-turut)
  • Lepaskan tombol power
  • Selesai
  • Kini komputer anda akan mendeteksi sebuah Printer baru, ikuti langkah yang diminta sampai kemudian terinstal printer baru.
5. Solusi “The waste  ink absorber is almost full” dan “ink absorber is Full” pada Canon IP3000 dan IP2000

  • Matikan printer
  • Tekan tombol resume dan kemudian tekan tombol power
  • Tekan terus tombol power dan kemudian lepaskan tombol resume
  • Tekan kembali tombol resume 2 kali berturut dan kemudian lepaskan kedua tombol (tombol resume dan tombol power)
  • Akan muncul Indikator berwarna hijau
  • Saat indikator berwarna hijau, kemudian tekan tombol resume 4 kali
  • Tekan tombol power, printer akan mati (turn off), jika tidak tekan lagi tombol power
  • Printer kembali normal.
6. Bersihkan Head cartridge
Apabila cara-cara di atas tidak bisa dilakukan maka yang harus kita lakukan adalah membersihkan head catridge. langkahnya sebagai berikut:

Alat:
  • Kapas
  • Air hangat
Caranya:
  • Hidupkan Printer
  • Buka penutup printer
  • Lepas Catridge
  • Bersihkan Head Catridge dengan kapas (yang sudah dikasih air hangat trus diperas) berulang-ulang
  • Masukan kembali Catridge ke tempatnya
  • Tutup penutup print
  • Coba lakukan maintenace printer
  • Bila belum berjalan lakukan sampai berjalan
Cara nomer 6 mungkin mungkin agak sulit. sebab itu harus hati-hati waktu melepas dan membersihkan head catridge nya.Tetapi langkah nomer 6 ini yang sering berhasil sebab printer canon kalau terlalu banyak keluar tintanya dari head catridge suka gak mau berjalan. Maka dari itu harus dibersihkan.
Demikain Cara memperbaiki catridge canon yang rusak. Mungkin ini salah satur permasalahn yang sering terjadi di printer canon. Jadi kamu jangan terburu-buru untuk menjual printer ini, jika kamu sendiri bisa memperbaikinya.

Cara mengatasi laptop restart terus

Cara mengatasi laptop restart terus - Diantara beberapa masalah atau kerusakan yang sering terjadi pada sebuah komputer adalah kondisi dimana komputer sering restart atau mati sendiri. Kondisi komputer sering restart ini tentu saja sangat menjengkelkan terutama apabila kita sedang melakukan pekerjaan kemudian secara tiba-tiba komputer restart sendiri, sedangkan kita belum sempat menyimpan dokumen atau menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Yang ingin belajar membuat aplikasi Android sendiri silahkan baca DI SINI

Berikut beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan laptop/komputer sering restart sendiri dan cara menanganinya :

1. Laptop/Komputer sering restart karena Processor kepanasan

Processor yang kepanasan (overheat) adalah salah satu penyebab utama komputer anda sering restart sendiri. Untuk mengecek terjadinya overheat pada Processor dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya :
  • Melihat kondisi temperatur pada menu Hardware Monitor di BIOS
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor
  • Mengecek secara manual yaitu dengan membuka casing CPU dan meraba sendiri temperatur pada bagian Pendingin (Cooler) Processor.
Penyebab utama dari Processor yang kepanasan ini juga terdapat beberapa hal :
  • Kondisi kipas angin (fan) yang terdapat pada pendingin Processor yang udah gak optimal (misalnya macet karena debu)
  • Menumpuknya debu pada sirip-sirip Pendingin Processor(Heatsink), ini adalah hal yang sering terjadi terutama apabila ruangan tempat penyimpanan komputer berdebu.
  • Sudah keringnya atau bahkan tidak adanya thermal paste yang merekatkan antara Processor dan Heatsink.
  • Pemasangan heatsink yang kurang kencang.
  • Heatsink rusak. (RPM dibawah 2500)
  • Kondisi ruangan tempat penyimpanan komputer yang memang panas.
Untuk mengatasi komputer sering restart karena Procesor kepanasan (overheat) ini kita bisa melakukan beberapa hal diantaranya :
Advertisement
  • Senantiasa membersihkan debu yang terdapat dalam Casing CPU dan Pendingin Processor. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kuas cat yang bersih dan vacum cleaner kecil.
  • Menggunakan thermal paste sebagai penghubung yang merekatkan bagian Processor dan Pendingin. Untuk thermal paste yang sudah kering sebaiknya diganti.
  • Menyimpan komputer diruangan yang tidak terlalu panas (lebih baik ber-AC). Seandainya terpaksa harus menyimpan komputer di ruangan yang cukup panas, maka sebaiknya lengkapi casing CPU dengan kipas angin tambahan.
  • Menggunakan program monitoring temperatur seperti misalnya CPUID Hardware Monitor untuk mengetahui secara dini kondisi overheat pada Processor.

2. Laptop/Komputer sering restart karena Power Supply yang kekurangan daya

Penyebab kedua komputer sering restart adalah kurangnya daya atau sudah tidak optimalnya bagian Power Supply yang mensupply daya pada CPU. Hal ini bisa terjadi misalnya karena macetnya atau matinya Kipas angin (fan) yang terdapat pada power supply, sehingga terjadi overheat pada komponen Power Supply itu sendiri. Apabila anda merasa curiga dengan performa Power Supply yang terpasang sebaiknya ganti dulu bagian power Supply ini dengan Power Supply yang terbukti berfungsi baik. Untuk keperluan komputer sekarang, sebaiknya pakailah sebuah Power Supply dengan daya minimal 530 Watt.

3. Laptop/ Komputer sering restart karena VGA Card rusak

Komputer sering restart sendiri juga bisa terjadi karena rusaknya bagian VGA Card yang terpasang pada slot AGP atau PCI. Biasanya VGA Card yang rusak akan terasa cepat panas pada bagian pendinginnya, selain itu tampilan gambar pada layar monitorpun menjadi rusak. Untuk itu apabila komputer Anda sering restart ada baiknya juga untuk mengecek komponen tersebut.

4. Komputer sering restart karena Hardisk bad sector

Sebuah hardisk yang rusak atau bahkan terdapat bad sector didalamnya dapat menjadi penyebab komputer menjadi hang, muncul pesan bluescreen of deadth atau komputer ga bisa booting dan me-restart terus. Untuk mencegah keruksakan sekaligus memperbaiki hardisk tersebut kita bisa menjalankan program scandisk/checkdisk, men-defrag hardisk secara teratur dan pastikan selalu mematikan komputer dengan menekan tombol shutdown.

5. Laptop/Komputer sering restart karena RAM rusak

RAM yang rusak juga bisa menyebabkan komputer sering restart, hal ini pernah ane alami beberapa waktu yang lalu. Saat itu komputer selalu restart ketika dinyalakan meskipun ane udah memastikan tidak ada masalah dengan hardware yang lain, komputer tetap tidak bisa booting dan selalu restart meskipun masuk ke Windows safemode. Kemudian ane ganti RAM lama yang terpasang dengan yang baru, dan akhirnya komputer bisa berjalan normal seperti biasa.

6. Laptop/Komputer sering restart karena Kapasitor Rusak / Aus

Penyebab PC sering restart adalah kapasitor mainboard banyak yang AUS, sehingga pasokan listrik gak optimal. Sering kali ketika PC sedang kerja berat akan restart sendiri. coba sobat ganti semua kapasitor dengan yang baru. Kalo perlu semuanya aja ( kadang belum tentu kapasitor utuh secara fisik bisa jamin masih normal) kapasitor itu ada usia pakainya bro. Kalo lebih dari 3 tahun musti diganti semuanya.

Artikel Terkait :
Demikian artikel Cara mengatasi laptop restart terus. Semoga dapat membantu menyelesaikan masalah laptop anda.Untuk menjaga printer tetap awet sebaiknya setiap hari digunakan walau hanya untuk mencetal satu lembar.

Cara Merawat Laptop Agar Tetap Dalam Performa Terbaik

Semakin majunya teknologi, laptop sudah menjadi kebutuhan sehari – hari entah itu orang kantoran, pengusaha, bahkan sampai anak – anak sekolah. Tidak bisa dipungkiri lagi secara fungsionalitas laptop memiliki banyak kelebihan dibanding komputer. Contohnya laptop bisa kita bawa kemana – mana dengan mudahnya.
Cara Merawat Laptop - Laptop
Kendati demikian sering kali kita temukan di sekeliling kita banyak sekali yang menggunakan laptop dengan sembarangan atau tidak memperhatikan kesehatan laptop itu sendiri. Nah mengenai hal itu penulis ingin membagikan tips cara merawat laptop agar tetap dalam performa terbaik.

1. Memasang Antivirus

Sudah barang pasti yang namanya komputer bahkan smartphone pun membutuhkan tool yang satu ini. Antivirus sangat berguna untuk melindungi kita dari serangan virus yang dapat menjadikan performa laptop kita melambat.

2. Jangan Mendownload File yang Tidak Penting

Downloadlah file – file yang dirasa penting, jangan mendownload file – file yang tidak penting bahkan sampai mendownload file yang sama hingga 2-3 kali. File – file itu hanya menjadi file sampah atau file yang mungkin tidak akan pernah Anda gunakan.

3. Software Cleaner

Gunakan software cleaner untuk menjaga laptop tetap dalam performa terbaik. Pembersihan terhadap laptop dari cahce – cache harus dilakukan secara rutin, boleh seminggu sekali. Untuk software cleaner Anda bisa menggunakan CCleaner atau software lainnya yang dirasa nyaman.

4. Install Aplikasi yang Penting Saja

Ini yang sering penulis temukan dilingkungan sekitar, banyak dari teman – teman yang menginstall aplikasi – aplikasi yang tidak penting. Bahkan banyak dari teman – teman kalau ditanya untuk apa aplikasi ini, banyak dari mereka yang menjawab tidak tahu, bahkan ada yang menjawab agar desktop terlihat lebih ramai saja. Padahal jika Anda teliti semakin banyak aplikasi maka semakin lambat pula kinerja laptop kita.

5. Hapus Startup Application Yang Tidak Penting

Setelah aplikasi yang terinstall, sekarang kita ke Startup Application. Startup Application adalah aplikasi yang berjalan ketika sistem operasi baru hidup. Nah biasanya aplikasi ini yang membuat laptop terkesan sangat lamban saat baru dihidupkan. Untuk mengatur program startup, Anda bisa baca disini.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

6. Gunakan CoolingPad

Untuk melancarkan sirkulasi udara sebaiknya gunakan cooling pad atau kipas pendingin. CoolingPad sangat berguna untuk menstabilkan udara panas yang dihasilkan dari kinerja komponen laptop.

7. Letakkan Laptop Pada Tempat yang Tepat

Perhatikan juga tempat yang akan kita gunakan saat bekerja dengan laptop. Jangan meletakkan laptop di kasur atau tempat yang empuk saat laptop dalam keadaan hidup. Udara panas pada laptop tidak akan keluar karena rongga – rongganya tertutup. Pilihlah tempat yang permukaannya keras, dengan begitu laptop akan memiliki rongga meskipun sedikit.

8. Membuat Suasana yang Nyaman Saat bekerja Dengan Laptop

Suasana yang nyaman akan membuat enak dilihat. Jangan membiarkan kabel terkesan tidak rapi, apalagi malang – melintang itu bisa membuat orang yang lewat akan tersandung dan bisa jadi kabel tersebut putus.

9. Jauhkan Dari Air

Cara merawat laptop - laptop terkena air
Dalam kondisi hidup atau pun mati usahakan jangan dekat dengan air, pastinya Anda tidak inginkan laptop kita terkena air bahkan sampai ke komponen dalamnya.

10. Gunakan Sesuai Kemampuan Laptopnya

Beda laptop beda rasa. Bagi anda yang suka bermain game jangan memaksakan bermain di laptop yang memiliki spesifikasi kecil. Gunakanlah sewajarna, tentu Anda tidak maukan kalau laptopnya over gara – gara memainkan yang berat – berat yang bukan tugasnya.

11. Rawat Baterai Dengan Baik

Inilah salah satu keunggulan laptop dibanding PC, laptop memiliki baterai sehingga bisa dihidupkan tanpa terhubung langsung ke listrik. Namun banyak ditemukan baterai laptop yang sudah tidak awet atau tidak tahan lama. Oleh sebab itu kita harus memperhatikan kesehatan baterai itu sendiri. Anda bisa membaca Cara Merawat Baterai laptop Agar Awet
Baik, sekarang anda bisa menerapkan tips cara merawat laptop agar tetap dalam performa terbaik. Tips ini juga yang penulis terapkan, dan alhamdulillah sejak tahun 2010 masih dalam kondisi baik.

Cara Mengatasi Safe Mode pada Android

Bagian 1 dari 3: Memulai Ulang (Restart) Perangkat

  1. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 1
    1
    Pahami mengapa Safe Mode diaktifkan. Safe Mode biasanya diaktifkan karena adanya galat (error) serius pada sebuah aplikasi, atau karena fungsi sistem di perangkat mengalami crash. Di Safe Mode, Anda tidak dapat menjalankan aplikasi apa pun yang tidak dipasang sebagai program bawaan di perangkat Anda. Jika perangkat Anda berada dalam Safe Mode, memulai ulang dengan cepat biasanya sudah cukup untuk memperbaiki masalah.
    Iklan
  2. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 2
    2
    Periksa panel Notifications. Beberapa versi Android memiliki notifikasi Safe Mode yang dapat Anda ketuk, yang secara otomatis akan melakukan booting ulang pada perangkat Anda dan keluar dari Safe Mode. Ini adalah cara tercepat untuk keluar dari Safe Mode jika Anda memiliki opsi ini.
  3. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 3
    3
    Tekan dan tahan tombol Power. Ketika menu Power muncul, pilih Restart atau Power Off. Biarkan ponsel Anda melakukan booting ulang, atau nyalakan kembali setelah ponsel dimatikan. Perangkat Anda akan melakukan booting dengan normal. Jika tidak, teruskan membaca.
  4. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 4
    4
    Nyalakan perangkat dengan tombol Power dan Volume Turun. Jika perangkat Anda masih melakukan booting ke Safe Mode, kombinasi tombol ini mungkin dapat membantu. Matikan lagi perangkat Anda, kemudian tekan dan tahan tombol Power dan Volume Turun secara bersamaan. Banyak pengguna yang melaporkan bahwa kombinasi ini berguna untuk keluar dari Safe Mode.
    • Catatan: Jika tombol Volume di perangkat Anda rusak, ini bisa membuat perangkat Anda selalu melakukan booting ke Safe Mode setiap kali perangkat dihidupkan. Anda mungkin harus membawa perangkat tersebut ke layanan garansi atau mencoba membuka perangkat dan memperbaikinya sendiri.
  5. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 5
    5
    Keluarkan baterai dari perangkat Anda (jika memungkinkan). Asalkan perangkat tersebut memungkinkan Anda untuk mengeluarkan baterainya, Anda dapat mencoba mengeluarkan baterainya agar bisa keluar dari Safe Mode. Matikan perangkat Anda, kemudian keluarkan baterainya. Tunggu setidaknya satu menit agar kapasitor di ponsel benar-benar terhenti aliran dayanya. Masukkan kembali baterai Anda, kemudian cobalah menyalakan kembali perangkat Anda.[1]
    Iklan

Bagian 2 dari 3: Menghapus Aplikasi

  1. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 6
    1
    Ketahui kapan Anda mencoba menghapus aplikasi. Aplikasi yang buruk adalah alasan paling umum yang membuat perangkat masuk ke Safe Mode. Menghapus aplikasi terbaru mungkin dapat memperbaiki perangkat Anda dan memungkinkan Anda untuk melakukan booting dengan normal.[2]
  2. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 7
    2
    Buka aplikasi Settings. Anda dapat menemukan aplikasi Settings di layar Home, di App Drawer, atau di panel Notifications.
  3. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 8
    3
    Ketuk "Apps" atau "Applications". Sebuah daftar yang berisi aplikasi yang terpasang akan muncul. Alihkan ke tab "Downloaded" jika tab ini belum dipilih.
  4. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 9
    4
    Hapus aplikasi yang baru Anda pasang. Meskipun Anda tidak dapat menjalankan aplikasi unduhan ketika berada di Safe Mode, Anda dapat menghapus aplikasi tersebut. Hapus semua aplikasi yang baru Anda unduh, kemudian mulai ulang perangkat Anda menggunakan langkah-langkah di atas.
    • Buka aplikasi Settings di perangkat Anda.
    • Pilih "Apps" atau "Applications" kemudian pilih tab "Downloaded".
    • Ketuk aplikasi yang ingin Anda hapus, kemudian ketuk "Uninstall". Ulangi untuk tiap-tiap aplikasi yang pernah Anda pasang baru-baru ini.
    • Mulai ulang perangkat Anda. Jika Anda masih melakukan booting ke Safe Mode, hapus aplikasi tambahan yang pernah Anda pasang. Jika menghapus aplikasi tidak memecahkan masalah Anda, lanjutkan ke bagian berikutnya.
    Iklan

Bagian 3 dari 3: Membersihkan dan Menyetel Ulang (Reset) Perangkat

  1. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 10
    1
    Cadangkan (backup) data Anda ketika berada di Safe Mode. Jika memulai ulang dan menghapus aplikasi tidak dapat mengeluarkan perangkat Anda dari Safe Mode, Anda mungkin perlu melakukan pembersihan dan menyetel ulang perangkat ke pengaturan pabrik. Ini akan menghapus semua data di perangkat dan mengembalikannya ke pengaturan pabrik. Ketika Anda selesai, perangkat tersebut seolah-olah baru dikeluarkan dari kotaknya. Ini berarti Anda harus mencadangkan data apa pun yang mungkin ingin Anda simpan ketika berada di Safe Mode.
    • Anda dapat menghubungkan perangkat Android Anda ke komputer dan menyalin data penting untuk membuat cadangan, atau Anda dapat mengunggah semua data ke layanan cloud seperti Google Drive.
    • Pembelian aplikasi Anda akan disimpan sehingga Anda dapat mengunduh ulang semua aplikasi dengan cepat setelah menyetel ulang perangkat tersebut.
    • Kontak Anda juga akan disimpan sehingga Anda tidak akan kehilangan kontak tersebut ketika melakukan penyetelan ulang. Anda tetap dapat mengekspor mereka ke sebuah berkas untuk keamanan tambahan.
  2. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 11
    2
    Setel ulang perangkat Android Anda dari menu Settings. Jika Anda dapat mengakses menu Settings di Safe Mode, Anda dapat melakukan penyetelan ulang pabrik dari sini. Jika Anda tidak dapat menggunakan menu Settings, atau cara ini tidak berhasil, lihat langkah berikutnya. Perhatikan bahwa langkah-langkah berikut bisa sedikit berbeda tergantung pada versi Android dan produsen ponsel Anda.
    • Buka aplikasi Settings dan pilih "Backup & reset".
    • Pilih "Factory Data Reset" dan konfirmasikan bahwa Anda memang ingin menyetel ulang perangkat Anda.
    • Tunggu penyetelan ulang selesai. Ini bisa memakan waktu hingga dua puluh menit atau lebih. Melompatlah ke Langkah 4 jika Anda telah berhasil menyetel ulang perangkat Anda.
  3. Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 12
    3
    Setel ulang perangkat Anda dari Recovery Mode. Jika Anda tidak dapat menyetel ulang dari Safe Mode, Anda dapat menggunakan Recovery Mode di perangkat Anda untuk melakukan penyetelan ulang.
    • Tekan dan tahan tombol Power di Android Anda dan matikan perangkat tersebut sepenuhnya.
    • Tekan dan tahan tombol Recovery Mode. Kombinasi ini berbeda-beda tergantung pada model perangkat yang Anda gunakan. Kombinasi yang biasa digunakan di antaranya adalah Power+Volume Turun (LG, HTC, Motorola) dan Power+Volume Naik+Home (Samsung). Anda dapat menemukan kombinasi untuk model perangkat Anda dengan melakukan pencarian model perangkat tersebut di internet ditambah frasa "recovery mode". Tekan dan tahan kombinasi tombolnya sampai Anda melihat menu Recovery Mode muncul di layar.[3]
    • Gunakan tombol Volume di perangkat Anda untuk menyorot "wipe data/factory reset" dan tekan tombol Power untuk memilihnya.
    • Gulung ke bawah dan pilih "Yes" untuk mengonfirmasi bahwa Anda memang ingin menyetel ulang perangkat tersebut. Gunakan tombol Power untuk memilih "Yes".
    • Tunggu penyetelan ulang pabrik selesai. Ini bisa memakan waktu beberapa menit untuk menyelesaikannya.
  4. 4
    Atur perangkat Anda yang baru disetel ulang. Setelah penyetelan ulang pabrik selesai, Anda dapat mengatur perangkat tersebut. Anda dapat masuk dengan akun Google yang sama dengan yang Anda gunakan sebelumnya, atau Anda dapat mengatur perangkat tersebut dengan akun Google yang baru. Masuk dengan akun lama memungkinkan Anda untuk mengakses semua pembelian Google Play Anda, serta menautkan Gmail, kontak, dan data lain yang disinkronkan. Klik di sini untuk informasi tentang cara mengatur perangkat Android.[4]
    Iklan
Gambar berjudul Turn Off Safe Mode on Android Step 13